Ekspose Inventarisasi Hasil-Hasil Penelitian Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi DIY
30 November 2009 10:11:49
oleh : admin_ti
Kegiatan Ekspose Inventarisasi Hasil-Hasil Penelitian Tahunan sebelum tahun 2009 biasanya diselenggarakan oleh BAPPEDA, namun setelah dibentuk Struktur Organisasi dan Tatakerja yang baru, maka kegiatan ekspose tahun 2009 ini di lanjutkan oleh Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 11 November 2009 bertempat di Hotel Inna Garuda Jl. Malioboro No.60. Peserta undangan berjumlah 90 orang berasal dari utusan beberapa instansi Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota, Lembaga Penelitian/Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Peserta dari BBTKL PPM Yogyakarta dihadiri oleh Wawan Hermawan, ST.,M.Kes selaku Kabid Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan.
Tujuan kegiatan ini yaitu memasyarakatkan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat pengguna hasil penelitian dan meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya bagi para peneliti dan pemerhati hasil penelitian. Sedang Sasaran yang ingin dicapai adalah terinformasikannya hasil-hasil penelitian di Provinsi DIY tahun 2008 kepada stakeholders dan masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pemaparan materi Ekspose dibagi menjadi 2(dua) sesi yaitu:
Sesi I Materi disampaikan secara Panel oleh dua pembicara(Narasumber), yaitu :
1). Keistimewaan DIY ditinjau dari Perspektif Sejarah disampaikan oleh Prof. Dr. Djoko Suryo dari UGM Yogyakarta.
2). Keistimewaan DIY dari Perspektif Compliance dan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah disampaikan oleh Drs.Tavip Agus Rayanto, M.Si , Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Provinsi DIY
Dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
Sesi II Materi disampaikan secara Panel oleh tiga pembicara, yaitu:
1). Model Pendidikan Kewirausahaan berbasis Masyarakat Pedesaan sebagai Usaha Pengentasan Kemiskinan di Wilayah Kabupaten Gunung Kidul, oleh Prof.Dr.Aliyah Rasyid Baswedan diwakili oleh Dr.Ngadirin .
2). Model Pemberdayaan Perempuan Miskin berbasis Pemanfaatan Sumber Daya Perdesaan upay Pengentasan Kemiskinan di Perdesaan, oleh Dr.Hastuti, M.Si dari Universitas Negeri Yogyakarta
3). Pengembangan Briket Batubara sebagai Energi Alternatif Pengganti Migas, oleh Ir.Isjudarto, MT dari STTNAS Yogyakarta.
Dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab
Kegiatan Ekspose ini cukup penting karena merupakan sarana dan wahana untuk memberikan informasi dan koordinasi antar pemerintah dan antara pemerintah dengan lembaga penelitian yang ada di Provinsi DIY mengenai ketentuan-ketentuan atau aturan yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan baik dari aspek perencanaan, perizinan, koordinasi & fasilitasi penelitian maupun monitoring dan evaluasi hasil-hasil penelitian serta pengembangan, sehingga hasil penelitian tersebut diharapkan dapat mendukung visi pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu kegiatan ini dapat dipergunakan sebagai sarana komunikasi dan koordinasi, juga sebagai forum yang tepat dalam mencari solusi permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan penelitian dan pengembangan. Amin.(Wawan Hermawan)

