Sampaikan Hasil, Cari Solusi Paparan Merkuri


Menindaklanjuti hasil pemantauan BBTKLPP Yogyakarta pada kegiatan Analisis Dampak Faktor Risiko Merkuri terhadap Kesehatan di Lingkungan Penambangan di Kabupaten Banyumas, pada tanggal 23 November 2023 dilakukan finalisasi kegiatan di Balai Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengundang masyarakat, penambang, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Babinsa.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas yang diwakili Sub Koordinator Kesling dan Kesjaor Imam Subagyo, ST., Msi. pada sambutannya menyampaikan bahwa hasil kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan pengawasan oleh dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup untuk memperkecil risiko dampak kesehatan dan lingkungan di wilayah penambangan di Banyumas.

Kepala Puskesmas Pekuncen 1 dr. Dewi Astuti menyampaikan bahwa kegiatan hari ini untuk mencari solusinya, karena semua orang harus bekerja dan setiap pekerjaan ada risikonya.

Kepala Desa Cibangkong Bapak Kaman menyampaikan bahwa hasil kegiatan ini sebagai bahan refleksi diri masyarakat untuk mempertimbangkan antara keuntungan dan risiko yang didapat ketika melakukan kegiatan penambangan.

Paparan hasil pemeriksaan sampel lingkungan dan darah disampaikan fungsional sanitarian madya Indah Setyorini, S.T.M.Kes. Paparan menyampaikan kadar merkuri lumpur gelundung melebihi baku mutu, kadar merkuri dalam air badan air, limbah gelundung dan darah masyarakat/penambang beberapa sampel melebihi baku mutu serta parameter lain yang melebihi baku mutu. Disampaikan proses masuknya merkuri dalam tubuh dan bahaya merkuri terhadap kesehatan. Paparan hasil diakhiri dengan penayangan video tragedi Minamata di Jepang. Dilanjutkan paparan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan PHBS di Lingkungan Penambangan oleh fungsional pembimbing kesehatan kerja muda Anjas Wulansari, S.K.M., M.P.H. Disampaikan pentingnya disiplin memakai APD dan PHBS sebagai upaya meminimalkan paparan merkuri pada tubuh. Sebagai alternatif solusi dilakukan paparan pengolahan air dan pengolahan limbah mengandung merkuri dilengkapi dengan simulasi pengolahan air oleh fungsional PLK Yulianta, S.ST. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta.

Bersama, kenali risikonya, jalani dengan hati-hati dan cari solusi.