Monitoring Evaluasi Lokasi Kegiatan Sebelumnya dalam rangka Analisis Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air melaui Depot Air Minum (DAM) di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018


Sehubungan dengan pelaksanaan Kajian Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air melalui Depot Air Minum (DAM) di Kabupaten Gunungkidul yang telah dilaksanakan pada Tahun 2017, maka BBTKLPP Yogyakarta akan melakukan monitoring evaluasi hasil kajian DAM tersebut. Tujuan dilaksanakannya monitoring evaluasi lokasi kegiatan sebelumnya yaitu untuk memantau keberlanjutan/keberlangsungan program penyehatan DAM dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sudah disepakati bersama.

Kegiatan monitoring evaluasi di Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan pada tanggal 5 – 6 April 2018. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim BBTKLPP Yogyakarta dan bekerjasama dengan Tenaga Kesehatan Lingkungan (Sanitarian) di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Tim melakukan observasi/Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan pengambilan contoh uji (sampel) air DAM di 20 lokasi DAM yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul. Di Kabupaten Gunungkidul belum terdapat Asosiasi Depot Air Minum (ASDAM) yang berfungsi sebagai wadah dari para pengusaha DAM.

Harapannya agar kegiatan ini dapat dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan dan instansi terkait di Kabupaten Gunungkidul untuk pemantauan dan pengawasan kualitas air DAM. Serta untuk lebih memudahkan dalam koordinasi, monitoring dan pengawasan terhadap DAM sebaiknya Kabupaten Gunungkidul melalui Dinkes Kabupaten Gunungkidul membentuk ASDAM.