Pengumpulan Data Dalam Rangka Surveilans Dan Pengendalian Penyakit Zoonosis (Leptospirosis) di Kabupaten Boyolali


Pada tanggal 17-18 April 2018 BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan pengumpulan data dalam rangka Surveilans dan Pengendalian Penyakit Zoonosis (Leptospirosis) di Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan data epidemiologi dan data klinis leptospirosis untuk penentuan kebijakan dan strategi pengendalian. Kegiatan ini mengambil tempat di Kecamatan Nogosari karena jumlah kasus leptospirosis di kecamatan tersebut cukup tinggi, dan sejak awal tahun ini sudah terjadi 3 kasus leptospirosis. Titik lokasi pengumpulan data adalah dua desa di Kecamatan Nogosari yaitu Desa Rembun dan Desa Jeron.

Tahap pertama pengumpulan data dilakukan di Desa Rembun, sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan tanggal 25-26 April 2018 di Desa Jeron. Bentuk kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan observasi rumah, pemeriksaan darah manusia, dan pemeriksaan darah tikus dan ternak. Pada hari pertama, Tim BBTKLPP, petugas Dinas Kesehatan Boyolali, dan Puskesmas Nogosari berdiskusi mengenai rencana pelaksanaan kegiatan di Aula Puskesmas. Selanjutnya, Tim menuju rumah penderita leptospirosis di Rt 3 Desa Rembun untuk mengambil darah kasus, melakukan observasi rumah kasus serta 30 rumah di sekelilingnya, dan memasang trap tikus. Pada hari kedua, tim melakukan pengambilan darah tikus dan ternak, bekerjasama dengan petugas dari Pusat Kesehatan Hewan. Sampel darah tikus dan ternak yang diperoleh selanjutnya dikirim ke B2P2VRP Salatiga untuk pemeriksaan leptospirosis dengan metode MAT.