Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Arus Mudik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018


Menindaklanjuti hasil persiapan awal Kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Arus Mudik yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2018 di Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan 23 Februari 2018 di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, maka Tim BBTKLPP Yogyakarta melakukan Kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan pengambilan sampel makanan, minuman, air bersih, usap tangan penjamah makanan di rumah makan/warung makan didalam lingkungan Terminal dan Stasiun. Kegiatan tersebut di DIY dilakukan pada tanggal 3 dan 4 Maret 2018 di Stasiun Lempuyangan dan Terminal Giwangan Kota Yogyakarta. Sedangkan kegiatan di Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada tanggal 5 April 2018 di Stasiun Balapan dan Terminal Tirtonadi Kota Surakarta.

Pelaksanaan kegiatan ini masing-masing dibantu oleh petugas dari Dinas Kesehatan setempat. Sampel yang sudah diambil kemudian dibawa ke laboratorium BBTKLPP Yogyakarta untuk dianalisa lebih lanjut. Sampel makanan dan minuman diuji adanya cemaran bakteri pathogen, diantaranya E. Coli, Salmonella, Shigella, Vibrio Cholera, Bacillus cereus, dan Staphylococcus aureus. Pengujian kimia terhadap makanan dan minuman antara lain Borax, Formalin, Rodhamin B, Metanil Yellow Sakarin, Siklamat. Untuk usap tangan penjamah dan alat makan diuji Jumlah Kuman dan E. Coli. Air bersih diuji Total Coliform dan E. Coli..

Harapannya dengan hasil IKL dan pengambilan sampel ini dapat diperoleh data-data faktor risiko penyakit dan kualitas lingkungan di Stasiun serta Terminal baik di Kota Yogyakarta maupun di Kota Surakarta, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan terjadinya KLB dan peningkatan kualitas lingkungan pada tempat-tempat pengelola makanan dalam situasi arus mudik.