Pertemuan Koordinasi Dalam Rangka Perencanaan Pelaksanaan Survei Evaluasi Program Eliminasi Filariasis Nasional


Indonesia telah menandatangani kesepakatan di tingkat global untuk eliminasi Filariasis di Tahun 2020. Untuk memutus rantai penularan, dilakukan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis yang diberikan kepada semua sasaran kabupaten/kota endemis 1 kali setahun selama minimal 5 tahun berturut-turut. Untuk monitoring dan evaluasi program eliminasi Filariasis, ada 2 jenis survei evaluasi yang dikenal dengan survei preTAS (Transmission Assesment Survey) dan TAS. Pada tanggal 6 – 9 Februari 2019 dilaksanakan Pertemuan Koordinasi Dalam Rangka Perencanaan Pelaksanaan Survei Evaluasi Program Eliminasi Filariasis Nasional bagi B/BTKL PP, Balai/Loka Litbangkes dan Subdit Filariasis dan Kecacingan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Pertemuan dihadiri 40 orang dari 10 B/BTKLPP se-Indonesia, Balai Litbangkes Baturaja, Balai Litbangkes Tana Bumbu, Balai Litbangkes Donggala, Loka Litbangkes Ciamis, Loka Litbangkes Waikabubak, Subdit Filariasis dan Kecacingan dan perwakilan RTI ENVISION-USAID.


Pertemuan yang diawali dengan laporan ketua penyelenggaran oleh Kasubdit Filca dilanjutkan pembukaan oleh Direktur P2PTVZ, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman protokol survei evaluasi program eliminasi Filariasis, mengidentifikasi kesenjangan kebutuhan pelaksanaan survei, dan rancangan pelaporan hasil survei ke tingkat pusat dan global. Agenda penting dalam pertemuan koordinasi ini antara lain paparan mengenai Kebijakan Program Eliminasi Filariasis di Indonesia oleh Direktur P2PTVZ, Tahapan Monitoring dan Evaluasi Filariasis Dukungan B/BTKL PP dan Loka Litbangkes oleh Kasubdi Filca, dan Anggaran Ditjen P2P dalam Mendukung Montoring oleh Kabag P.I. Agenda selanjutnya adalah paparan dari 10 B/BTKL PP dalam mendukungan Program Eliminasi Filariasis. Pada pertemuan koordinasi ini juga dilakukan desk penjadwalan pelaksanaan survey evaluasi, sumber dana dan SDM bagi seluruh B/BTKL PP dengan Subdit Filca.


BBTKLPP Yogyakarta yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Surveilans Epidemiologi, supervisor dan perencana program kegiatan filariasis menyampaikan rencana kerja BBTKLPP Yogyakarta dalam mendukung eliminasi Filariasis di wilayah layanan BBTKLPP Yogyakarta Tahun 2019, antara lain pelaksanaan Survey preTAS di Kota Pekalongan dan Surveilans Kecacingan pada Anak Sekolah di Kabupaten Bantul, Pekalongan, Grobogan, Purbalingga, Kebumen, dan Banyumas. Selain itu dilakukan koordinasi mengenai kesiapan dan waktu distribusi logistic bahan survei preTAS dan surveilans kecacingan dari Subdit Filca. Pada akhir kegiatan Subdit Filca menyampaikan rencana survei preTAS dan TAS Tahun 2020 bagi BBTKLPP Yogyakarta antara lain di Kabupaten Blora, Pati, Pekalongan (preTAS) dan Kota Pekalongan (TAS).