Pengambilan Data Lingkungan Pada Kajian Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Berpotensi KLB di Lingkungan Sekolah Dasar di Kabupaten Banjarnegara


Pada tanggal 26 – 28 Februari 2019 Tim kajian analisis dampak faktor risiko penyakit berpotensi KLB di lingkungan sekolah dasar dari BBTKLPP Yogyakarta yang terdiri dari petugas supervisi ka.Sie Lingkungan Fisik Kimia yaitu Tri setyo Winaryanto ST., M.Sc serta tim kajian yang terdiri dari Suharsa S.ST, Prabawa SKM., M.Kes, E. Kristanti ST., M.Sc serta Juari melakukan pengambilan data lingkungan di 6 (enam) sekolah dasar.  Tujuannnya adalah untuk mengetahui kualitas makanan/jajanan/air bersih/sanitasi lingkungan sekolah serta ruang kegiatan belajar yang mempunyai faktor risiko penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Adapun SD yang terpilih berdasarkan hasil pertemuan sosialisasi tanggal 14 Februari 2019 dengan Dinas Kesehatan Banjarnegara adalah SDN Kutayasa, SDN Madukara, SDN Gemuruh 1, SDN Gemuruh 2, SDN Gemuruh 3 dan SDN Limbangan. Tim di dampingi oleh petugas sanitarian dari Dinkes Kabupaten Banjarnegara yaitu  Bp. Arif, S.T. dan Ibu Haryani Purwaningrum serta dari petugas sanitarian Puskesmas Madukara 1 Ibu Vera Prasetyowati dan Puskesmas Bawang 1 Ibu Norisa Avyna Nuraeni. Kegiatan yang dilaksanakan didalam pengambilan data lingkungan adalah observasi lingkungan sekolah secara umum, pengamatan jentik untuk menghitung Container Index, Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sarana air bersih (Sumur) dan pengambilan sampel air bersih, observasi dan pengambilan sampel makanan/minuman di kantin Sekolah, inspeksi sanitasi jamban, serta obseravasi dan pengukuran kualitas kondisi kelas (suhu, kelembaban, pencahayaan dan kebisingan). Hasil uji yang diperoleh akan dievaluasi sehingga dapat disusun rekomendasi yang nantinya diharapkan dapat sebagai bahan untuk mengantisipasi KLB keracuan akibat konsumsi makanan bagi anak sekolah. Selain itu juga sebagai bahan pendukung dalam program sekolah sehat.