Kajian Tifoid pada kelompok berisiko di Kabupaten Sleman, DIY


Kegiatan penemuan kasus baru tifoid pada penjamah makanan, pemeriksaan spesimen perorangan, makanan dan lingkungan yang berpotensi sebagai faktor risiko penularan tifoid, yaitu: cemaran air, usap tangan penjamah makanan dan spesimen makanan dan minuman jajanan di sekolah dasar (SD) di SDN Sleman I, Sleman 3, Sleman 5 dan SD MIN Tempel di  Kecamatan Sleman dan Ngaglik I, Kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta. Sebagai subjek kajian adalah para penjamah makanan jajanan sebanyak 13 orang sebagai sampel.

Keberadaan kuman Salmonella typhii/thyposa pada, usap tangan penjamah makanan jajanan, spesimen makanan dan minuman jajanan adalah 100% negatif, sedangkan  pada 4 sampel air, 1 diantaranya (25%) positif yaitu yang berasal dari SDN Sleman 5. Namun PHBS siswa yang masih kurang juga mempunyai potensi tinggi terhadap terjadinya dan penularannya penyakit tifoid.

Ket : Jika memerlukan dokumen full version dapat mengirim permintaaan dokumen ke email : info@btkljogja.or.id