Uji Petik Kualitas Air Minum/PDAM Kabupaten Rembang, Jateng


Kajian ini merupakan kajian survei, dengan desain cross sectional, untuk mengetahui deskripsi kualitas air baku yang digunakan serta air minum hasil produksi PDAM Kabupaten Rembang. Unit produksi yang dipantau meliputi unit produksi Gunungsari, Sale dan Pamotan. Baku mutu mengacu pada Permenkes 416/Per/IX/1990 tentang Syarat Air Bersih dan Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan air minum.   Untuk menggali informasi sebagai data pendukung, dilakukan interview terhadap responden. Responden yang terpilih mewakili pelanggan PDAM berjumlah 105 orang.

Diperoleh gambaran umum kualitas air baku yang digunakan, belum memenuhi baku mutu parameter fisika, kimia dan bakteriologi sesuai Permenkes 416/Per/IX/1990. Kualitas air produksi , masih belum memenuhi syarat fisika, kimia dan bakteriologi, seperti yang disyaratkan Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010.

Kesimpulan yang didapat dari hasil kajian ini, (1). tiga sumber air baku di tiga unit produksi PDAM Rembang  dalam kategori kualitas yang baik, dan tingkat risiko pencemaran kategori rendah (2). Kualitas air baku yang terpantau di empat unit produksi belum memenuhi baku mutu sesuai Permenkes 416/Per/IX/1990, terutama parameter kekeruhan, sehingga masih harus ada perlakuan untuk  digunakan sebagai  air minum (3). Kualitas air produksi setelah masuk jaringan distribusi menurut  Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010, secara fisik telah memenuhi syarat (66,67%),  secara kimia tidak memenuhi syarat (3,70% parameter zat organik dan 88,89% untuk sisa khlor),  secara bakteriologi belum memenuhi baku mutu, terutama parameter total coliform (100% TMS) dan E. Coli (88,89% TMS) (4). Karakteristik responden berdasarkan waktu berlangganan, jumlah konsumsi air dan keluhan terhadap kualitas memberi penilaian cukup baik atas kinerja dan pelayanan PDAM Kabupaten Rembang.

Ket : Jika memerlukan dokumen full version dapat mengirim permintaaan dokumen ke email : info@btkljogja.or.id