Kajian Dampak Pengolahan Sampah Terhadap Kualitas Air Tanah Pemukiman Sekitarnya di Kabupaten Magelang, Jateng


Jenis kajian adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Kegiatan dilakukan di TPSA “Banyuurip” Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.  Data yang dikumpulkan adalah kualitas limbah lindi, kualitas air badan air, kualitas air tanah, dan kepadatan vektor. Jumlah titik sampel air limbah 2 titik, air badan air 2 titik, air tanah 8 titik, jumlah vektor lalat 6 titik.

Hasil kajian menunjukkan kualitas air limbah lindi yang keluar dari IPAL lindi dan dialirkan ke lingkungan masih rendah, kandungan BOD dan COD masih terukur yang tinggi. Kualitas air badan air anak sungai Elo dikategorikan rendah; kandungan BOD, COD dan bakteri Total coliform melebihi baku mutu sungai kelas II berdasarkan PPRI No.81 Tahun 2001. Kualitas air tanah sekitar TPSA dikategorikan rendah, mengandung bakteri Total coliform dengan konsentrasi melebihi batas maksimal menurut Permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990. Kondisi sanitasi bangunan sumur penduduk sekitar TPSA sebagian besar dikategorikan kurang/rendah, sehingga risiko terjadinya pencemaran dikategorikan tinggi. Dan kepadatan vektor lalat di pemukiman sekitar TPSA dikategorikan sedang.

Ket : Jika memerlukan dokumen full version dapat mengirim permintaaan dokumen ke email : info@btkljogja.or.id