PENYELENGGARAAN SEMINAR DARING NASIONAL SERI3: UPDATE INFORMASI GENETIK SARS-CoV-2, METODA PEMERIKSAAN LABORATORIUM, RE-INFEKSI DAN VAKSINASI, SERTA TATALAKSANA DALAM PENGENDALIAN PANDEMI COVID 19


Pada tanggal 8 Desember 2020 BBTKLPP Yogyakarta telah menyelenggarakan seminar seri3 dengan tema: Update Informasi Genetik SARS-CoV-2, Metoda Pemeriksaan Laboratorium, Re-infeksi dan Vaksinasi, serta Tatalaksana dalam Pengendalian pandemi Covid 19. Seminar ini diselenggarakan atas kerjasama BBTKLPP Yogyakarta dengan organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang DIY. Peserta yang berpartisipasi mencapai 941 orang, umumnya merupakan tenaga kesehatan.


Seminar diawali dengan acara pembukaan, dilanjutkan dengan paparan materi oleh narasumber. Acara pembukaan diisi dengan laporan ketua panitia penyelenggara, oleh Dr. Andiyatu, SKM, M.Si, disusul sambutan ketua IDI wilayah DIY oleh dr. Joko Murdiyanto, Sp. An., M.P.H., dan sambutan ketua PAEI Cabang DIY oleh drg. Th. Baning Rahayujati, M.Kes. Selanjutnya, sambutan dan pembukaan seminar secara resmi oleh kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene, MKM. Dalam sambutan singkatnya, kepala BBTKLPP Yogyakarta menyampaikan beberapa hal terkait pemilihan tema dan penyelenggaraan seminar ini. Disampaikan bahwa bagi tenaga kesehatan, baik yang berkecimpung langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan pengendalian pandemi Covid 19 perlu untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya karena informasi tentang Covid 19 sangat dinamis. Selain itu, banyak pertanyaan mengemuka terkait upaya pengendalian pandemi Covid 19 yang perlu mendapat jawaban, misalnya:

• Adanya informasi tentang terjadinya mutasi genetik pada virus SARS-CoV-2, apakah hal tersebut akan berdampak pada berat ringannya penyakit Covid-19? Atau akankah berdampak pada daya infeksius sehingga menyebabkan lebih banyak orang terinfeksi?

• Apakah kalau sudah divaksinasi maka tidak akan terkena Covid 19? Atau apabila pernah terinfeksi SARS-CoV-2 dan sembuh, apa masih memungkinkan terkena lagi untuk kedua kalinya? 

• Adanya berbagai metoda pemeriksaan laboratorium untuk diagnosis Covid 19, bagaimana interpretasinya?

• Bagaimana waktu atau kondisi yang tepat untuk pemulangan penderita Covid 19, terutama pasien dengan tes PCR dengan hasil positif persisten?


Untuk mendapatkan jawaban tepat atas berbagai pertanyaan tersebut maka penyelenggara  menghadirkan empat pakar terkait untuk memberikan materi berikut: (1) Berbagai Metode Diagnosis Laboratorium Covid-19 dan Interpretasinya (Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed – Kepala Puslit. Biomedis dan Teknologi Kesehatan Dasar Balitbangkes Kemenkes), (2) Re-infeksi dan Vaksinasi Covid-19 (Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P.(K), MARS, DTCE, DTM&H), (3) Tatalaksana Kasus Covid-19, termasuk pemulangan pasien Covid-19 (Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P.(K) - RS. Persahabatan Jakarta), dan (4) Studi Genomik SARS-CoV-2: Mutasi dan Implikasinya dalam Pengendalian Pandemi Covid 19 (dr. Gunadi, Sp.BA, Ph.D. - FK-KMK UGM).


Penyelenggaraan seminar berjalan lancar, mulai dari acara pembukaan, sesi paparan materi dan diskusi sampai dengan acara penutupan. Seminar ditutup secara resmi oleh kepala BBTKLPP Yogyakarta.