PELANTIKAN PEJABAT ADMINISTRASI DAN PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN BBTKLPP YOGYAKARTA


Menteri Kesehatan R.I., Budi G. Sadikin melantik pejabat administrasi dan pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Kesehatan R.I. pada hari Senin tanggal 28 Desember 2020 secara virtual. Jabatan fungsional tersebut diperoleh baik melalui penyetaraan jabatan dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional, inpassing, dan alih jabatan. Salah satu UPT peserta pelantikan tersebut adalah Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. Pelantikan secara virtual yang dihadiri Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene, M.K.M. tersebut adalah pelantikan bagi 1 pejabat administrasi dan 12 pejabat fungsional. Adapun pejabat yang dilantik dalam jabatan fungsional dari penyetaraan jabatan structural antara lain dr. Yohanna Gita Chandra, M.S., Indah Nur Haeni, S.Si, M.Sc, Feri Astuti, S.T., M.P.H., Sayekti Udi Utama, S.K.M., M.Kes., Heni Amikawati, S.K.M., Imam Wahjoedi, S.K.M., M.P.H., Rudi Priyanto, S.Si., Nila Cakrawati, S.T., M.Sc., Tri Setyo Winaryanto, S.T., M.Sc., Dhelina Auza Utami, S.Farm, Apt.. Sedangkan pelantikan jabatan administrasi dilakukan kepada Pama Rahmadewi, S.K.M sebagai Kepala Subbag Administrasi dan Umum. Selain itu juga dilakukan pelantikan jabatan fungsional kepada Erna Yunita sebagai Fungsional PLK Terampil. Dalam pelantikan ini, BBTKLPP Yogyakarta mendapat titipan peserta tambahan dari Direktorat Kesehatan Jiwa dan Olah Raga, Dirjen Yankes sebanyak 2 orang yaitu dr. Rusmiyati, MQIH dan dr. Inne Nutfiliana, MKK.

Acara didahului dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan SK pengangkatan, pelantikan, pengucapan sumpah jabatan, sambutan Menkes, mendengarkan lagu Padamu Negeri, dan diakhiri dengan pembacaan doa.

Menkes menyampaikan sambutan bahwa semua organisasi pasti mengalami perubahan sejak berdiri. Yang perlu diingat bahwa perubahan tidak semata-mata di tangan kita tetapi sudah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Demikian juga dalam dunia kesehatan baik obat-obatan, tenaga kesehatan, teknologi untuk industri kesehatan dan sebagainya juga tidak lepas dari perubahan, maka beradaptasilah dengan perubahan yang baru. Menkes juga menyampaikan ada 2 program sebagai target dalam 6-12 bulan ke depan yaitu bagaimana program vaksinasi covid 19 dalam terlaksana dengan cepat merata dan bagaimana pengentasan pandemi setelah dan selama vaksinasi diberikan.

Sebagai penutup dalam sambutan, Menkes mengajak seluruh jajaran di Kementerian Kesehatan R.I. untuk melakukan refleksi diri apa yang sudah dilakukan dengan harapan supaya ke depan akan lebih baik lagi hasilnya.